Sejarah   amien         12 Juni 2016         10:56:39

Penyelenggaraan kehidupan Adat Aceh dan Adat Istiadat merupakan  salah satu pilar Ke Istimewaan Aceh, sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelengaan Keistimewaan Provinsi Daerah Istimewa Aceh, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh, Qanun Nomor 9 Tahun 2008 Tentang Pembinaan  Kehidupan Adat dan Adat Istiadat serta Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Lembaga Adat. Dengan demikian, Pemerintahan Aceh wajib melaksanakan pembangunan di bidang adat dan adat istiadat.

Selanjutnya, lembaga yang diberi  wewenang untuk menyelenggarakan pembangunan dibidang adat dan Adat Istiadat adalah  Lembaga  Majelis Adat Aceh (MAA), hal ini sesuai dengan Qanun Aceh Nomor  3 Tahun 2004 Tentang Pembentukan Susunan Organisasi Dan Tata Kerja  Majelis Adat Aceh Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Qanun Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Lembaga Adat. Kemudian, dikuatkan oleh keberadaan Sekretariat Majelis Adat Aceh dengan Qanun Kabupaten Aceh Utara Nomor 5 Tahun 2010 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Lembaga Keistimewaan Kabupaten Aceh Utara, Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Organisasi  Dan Tata Kerja Lembaga Keistimewaan Provinsi Aceh  Darussalam dan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 33 Tahun 2008 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Lembaga Keistimewaan Aceh.

Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA)  Kabupaten Aceh Utara terbentuk pada tahun 2010 dan merupakan  salah satu Satuan Kerja Pemerintahan Kabupaten (SKPK) Aceh Utara. Sekretariat MAA bertugas menyelenggarakan administrasi kesekretariat, administrasi keuangan dan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi MAA dalam menyediakan serta mengkoordinasikan tenaga ahli yang diperlukan oleh  MAA sesuai dengan kemampuan keuangan. 

Pada tahun pertama pembentukan MAA Kabupaten Aceh Utara, menjabat sebagai Ketua MAA Periode 2010 - 2014 yaitu Abu Ismail Assaudi. Pertengahan 2012, beliau meninggal dunia dan jabatan Ketua MAA digantikan sementara oleh H. Abdul Aziz, SH, MH. Melalui Musdalub yang digelar pada Agustus 2014, terpilih H. Amirullah M. Diyah, Lc, M.Ag sebagai Ketua MAA Kabupaten Aceh Utara yang akan menjabat selama 5 tahun kedepan (2014 - 2019).

SAMBUTAN KEPALA

amin_1

Sekretaris Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Utara

KEEP IN TOUCH
haba meualueb

yang utoh tayue ceumeulek

ALAMAT

Jl. Samudera - Lhokseumawe 

telp. (0645) 631894 fax.  (0645) 631894

Copyright @ 2016 MAA Developed By Majelis Adat Aceh. All right reserved
User Online: 25 Statistik: 48 / 10191